BOCAH AJAIB

10 06 2009

Ajaib…..yaa emang ajaib, coz ga lazim seperti layaknya kebiasaan.

Oke…. kita lihat sama-sma yuk

BOCAH AJAIB DARI INDONESIA :

1. Annisa Rania Putri

Annisa Rania Putri tergolong anak ajaib. Bocah kelahiran 5 Juli 1999 berusia sembilan tahun itu menguasai bahasa Inggris, Arab, Korea dan Belanda tanpa belajar secara formal. Kemampuannya itu datang tiba-tiba.

Bahkan dia juga mampu melihat hal-hal gaib yang tak bisa ditembus penglihatan orang awam. Dia bisa menjangkau masa depan, menyembuhkan orang sakit dan melatih meditasi orang-orang dewasa.

Bocah itu berceramah menggunakan bahasa Inggris di depan anggota pengajian padepokan Toha. Dalam ceramahnya, putri dari anggota TNIAD berpangkat kolonel itu bercerita soal makna berpuasa. Menurut Annisa, puasa penting bagi semua orang. Sebab, puasa akan menimbulkan energi cinta. Oleh karena itu, manusia butuh berpuasa karena   dengan berpuasa energi itu akan memuncak.

Dengan energi itu pula akan   tercipta sebuah kedamaian, perhatian kepada keluarga dan perhatian kepada   sesama insan manusia. “Dengan puasa kita bisa membuang energi negatif dan   menumbuhkan energi positif yakni energi cinta,” kata Annisa dalam bahasa Inggris.

Dalam sesi tanya jawab, seorang penanya sempat menanyakan kondisi Indonesia yang penuh dengan bencana. Annisa dengan lantang menjawab, bencana yang menimpa Indonesia masih akan terus berlanjut.

“Saya melihat itu,” katanya. Lalu dia   meneruskan, “Saya tidak akan menceritakan bencana apa yang akan terjadi di kemudian hari. Sebab  kalau saya ceritakan akan menimbulkan kegelisahan dan pikiran-pikiran buruk dari orang-orang. Nah pikiran buruk itulah yang justru akan menimbulkan bencana-bencana baru,” ujar Annisa. Dalam   pesannya, bocah ajaib yang bisa merancang rumah, mengoperasikan komputer, dan   menyanyi, itu mengajak semua umat manusia untuk berdamai.

Sebagai bukti kemahirannya merancang bangunan, rumah bertingkat empat di Jl Janur   Hijau, Kelapa Gading, Jakarta. Kelebihan lain dari Annisa adalah mampu menginstal komputer sendiri. Menurut Ny Yenni, keajaiban Annisa mulai terlihat sekitar medio Oktober 2002 lalu.

Ia melihat bunga besar yang ada di dekat dinding tembok rumahnya padahal sang ibu tidak melihat apapun. Hal lainnya, ia tidak menyebut ibu kepada Laksmi melainkan hanya sebutan biasa saja. “Saya lebih tua dari Yenni (nama ibunya),” kata Annisa. Menurut Yenni, sang ibu, tidak ada keistimewaan saat Annisa dilahirkan. Hanya saja, ia terpaksa menjalani operasi caesar karena usianya saat  itu 35 tahun.

Menurut sejumlah pakar, kemampuan Annisa ini digolongkan sebagai anak indigo yaitu   secara fisik masih anak-anak namun batinnya tua (old soul).

Jika selama ini dia hanya menyebarkan ilmunya itu lewat ceramah-ceramah dan kuliah, Annisa kini mulai menjangkau lebih banyak orang melalui sebuah buku yang berisi kumpulan tulisannya. Buku itu berjudul Hope Is on the Way: Kumpulan Pesan Alam.

Malam kemarin, ditemani ayah-ibunya, Annisa  berbagi cerita tentang buku yang diluncurkan di Jakarta 29 Agustus lalu.

“Buku ini berisi kumpulan ceramah dan kuliah saya di berbagai tempat dan waktu. I just fixed some of them (saya cuma memperbaiki beberapa saja) sebelum diterbitkan,” tutur Annisa yang tak bisa berbahasa Indonesia.

Perihal bahasa ini, orangtua Annisa, pasangan dr Arwin SpKj dan Yenni Handojo, beberapa kali sempat miskomunikasi dengan anaknya itu.

“Suatu saat, karena beberapa kali kami sempat tidak menangkap bahasa Annisa, dengan polos dia berujar ‘kenapa kok orangtua saya bodoh begini’,” tutur Yenni yang tak pernah tersinggung tapi justru terhibur dan bersyukur memiliki anak Annisa yang dilahirkannya secara caesar di Jakarta, 5 Juli 1999.

Meski masih anak-anak, buku Annisa jelas bukan untuk konsumsi anak-anak. Bah kan, remaja pun belum tentu bisa mencerna pesan yang disampaikan Annisa dalam bukunya yang diterbitkan kelompok penerbit Gramedia itu.

Sebab, isi pesan-pesan dalam tulisan Annisa memang kelas berat, filosofis, dan mungkin baru bisa ditangkap oleh orang-orang dewasa atau yang sudah tercerahkan. Dia membahas, misalnya, tentang misteri kebijaksanaan, kasih, dan keadilan serta makna puasa.

Semua isi buku itu berasal dari ‘pesan-pesan alam’ yang bisa ditangkap Annisa kapan saja. Bisa tiba-tiba di sela-sela pembicaraan dengan orang lain, tapi kerap di keheningan malam.

“Kalau sedang mendapat ‘pesan alam’, tangan Annisa biasanya bergerak mencoret-coretkan ‘pesan alam’ itu atau bibirnya seperti mengucapkan sesuatu,” kata Yenni.

Kelebihan Annisa sudah diakui banyak pihak. Wapres Jusuf Kalla pernah mengundangnya, berbagai universitas terkenal telah memintanya untuk memberi ceramah, dan sebuah majelis taklim yang beranggotakan orang-orang kelas menengah atas di Jakarta kerap mengundang Annisa.

Bocah itu juga memberi pelatihan dan konsultasi pada beberapa kelompok meditasi di Jakarta. Kalau sampai sekarang Annisa belum bersekolah, bukan bebarti orangtuanya membiarkannya. “Tapi, ketika sekolah di dalam kelas justru gurunya yang belajar dari Annisa. Dia kemudian tak mau sekolah,” ucap Yenni.

Kemampuan berbahasa Inggris Annisa pun diperoleh secara alamiah. Setelah mulai bisa bicara saat berusia setahun lebih, tiba-tiba Annisa sudah cas cis cus dalam bahasa Inggris.

Keanehan lain, ketika belum lancar bicara, saat diajak menjenguk neneknya yang sakit, Annisa bilang ‘kembang’ dalam bahasa Inggris. Tak berapa lama, neneknya meninggal. Kembang tadi tampaknya isyarat kematian.

Saat ditanya apa cita-citanya, Annisa bilang ingin menjadi pengacara

Sumber : http://www.dakiunta.com/content/bocah-ajaib-nan-jenius

3. March Budihardjo

Jadi Mahasiswa Inggris pada Usia 14 Tahun

HONGKONG (Jawa Pos). Keluarga Boedihardjo yang menggemparkan publik Hongkong setelah anak terkecilnya, March Budihardjo, mendaftarkan diri ke beberapa universitas pada usia 9 tahun memang luar biasa. Jika saat ini March Boedihardjo sedang menantikan jawaban universitas atas lamarannya, sang kakak, Horatio Boedihardjo, lebih dulu melewatinya. Dia diterima masuk universitas di Inggris saat berusia 14 tahun.
Dua buah hati Tony Boedihardjo itu memang sama-sama menonjol dalam bidang matematika. Maklum, sejak dini, sang kepala keluarga sudah memperkenalkan matematika kepada dua putranya tersebut. Bahkan, obrolan makan malam keluarga Indonesia-Tiongkok itu pun tak jauh-jauh dari matematika. “Mereka sangat bersemangat,” kata pria yang berprofesi sebagai pebisnis tersebut.

Kebiasaan “serius” itu pulalah yang membuat March dan Horatio tidak tertarik pada permainan anak-anak seusianya. “Saya tidak suka bermain-main,” ujar March ketika diwawancarai South China Morning Post (SCMP) di apartemen keluarganya di Wan Chai. Bocah jenius itu mengaku sehari-hari hanya bergelut dengan matematika. Namun, dia juga suka berenang dan bermain catur sebagai selingan.

Selama dua tahun terakhir, March dan ayahnya tinggal di Inggris untuk menemani Horatio yang kuliah di sana. Dalam kurun waktu itu, March menimba ilmu di salah satu kampus tutorial one-to-one di Oxford. “Saya suka Inggris. Tapi, saya lebih suka tinggal di Hongkong. Saya tidak suka berbicara dalam bahasa Inggris,” ujar March yang saat ditemui hanya mengenakan singlet dan celana pendek itu.

Hingga saat ini, sudah empat universitas yang dilamar March. Yakni, Hong Kong Baptist University (HKBU), University of Hong Kong, Chinese University, dan University of Science and Technology (UST). Tapi, bungsu penggemar ilmu matematika murni tersebut tidak yakin bisa diterima. “Tampaknya, Chinese University dan UST tidak terlalu tertarik, sedangkan University of Hong Kong tidak memberikan respons yang baik. Tadinya, saya pikir HKBU bersedia, tapi sepertinya sekarang mereka ragu,” kisahnya.

Di balik antusiasme March, Tony justru khawatir anaknya tidak siap menghadapi dunia kampus. Sebab, dia masih sangat muda. Bahkan, lima tahun lebih muda dibandingkan kakaknya yang sudah menjadi mahasiswa. Dia juga mulai mencemaskan pengaruh pemberitaan media terhadap perkembangan March. Karena itu, dia membatasi pertemuan anaknya dengan media, meski hanya untuk diambil gambarnya. “Saya khawatir, publikasi akan membawa dampak negatif terhadap perkembangannya,” tegasnya


3. Muhammad Ponari

Inilah fakta di Jombang, seorang bocah bernama Muhammad Ponari (10) yang mendapatkan batu ajaib seusai disambar petir kini menjadi fenomena yang mencengangkan. Ponari menjelma menjadi juru sembuh. Puluhan ribu orang berjejal di rumahnya di Kecamatan Megaluh, Jombang, Jawa Timur. Mereka berdatangan dari berbagai kota di Jawa Timur, bahkan hingga Jawa Tengah. Banyak orang berharap batu ajaib di tangan Ponari bisa menyembuhkan segala macam penyakit.

Terkait dengan kemampuan Ponari yang dianggap bisa menyembuhkan, Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Seto Mulyadi, Rabu (18/2) di Jakarta menyatakan ada kemungkinan bocah itu termasuk indigo yang biasanya ditandai hal-hal tidak rasional.

Saat berbicara, misalnya, bocah kelahiran Jombang, 6 Juli 1999, itu memperlihatkan gaya bicara orang dewasa atau tua. Akan tetapi, hal ini masih dibutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.

Anak indigo adalah anak-anak yang memiliki aura dominan berwarna nila, tetapi fisiknya sama seperti anak lainnya. Mereka memiliki roh sudah tua sehingga dalam keseharian tidak jarang memperlihatkan sifat orang dewasa atau tua.

Untuk memastikan Ponari termasuk anak indigo atau tidak, psikolog dari Universitas Atma Jaya, Yohana Ratrin Hestyanti menyatakan perlu pemeriksaan lebih mendalam.

Sementara itu, tingginya minat masyarakat untuk berobat ke Ponari di Jombang, Jawa Timur, dikhawatirkan akan berdampak buruk pada perkembangan jiwa anak yang dikenal sebagai dukun cilik itu. Oleh karena itu, hak-hak Ponari sebagai anak untuk tumbuh dan berkembang harus dipenuhi.

Kak Seto menyatakan prihatin dengan kondisi Ponari yang hingga saat ini masih didatangi ribuan orang yang hendak berobat. Selain tidak bisa sekolah, Ponari mulai menunjukkan gangguan kejiwaan.

Dalam kunjungan terakhir, Seto melihat Ponari telah mengalami stres, suatu tekanan yang dirasakan seseorang sebagai manifestasi dari perasaan cemas dan tidak aman.

Pada kasus Ponari, penyebab utamanya adalah dari lingkungan sosial, yaitu tekanan masyarakat untuk disembuhkan oleh Ponari. ”Kondisi ini menyebabkan Ponari kehilangan hak-haknya untuk bermain dengan teman-temannya, belajar di sekolah, dan aktivitas lain di luar rumah,” kata Seto menambahkan.

Pada kesempatan terpisah, Yohana menyatakan, tingginya minat masyarakat untuk berobat ke Ponari menimbulkan tekanan psikologis sangat kuat kepada anak itu.

”Karena kemampuannya muncul mendadak, ia tidak disiapkan oleh keluarga dan lingkungannya menghadapi situasi itu,” ujarnya

Sumber : Kompas.com

4. Selvin Bungge

Nama Selvin Bungge, bocah perempuan 8 tahun mendadak terkenal. Anak SD itu kini dijuluki sebagai bocah ajaib. Dia bisa menyembuhkan banyak orang. Kini, bocah asal Poso, Sulawesi Tengah itu, diantre oleh ribuan orang yang ingin disembuhkan. Selvin Bungge bertempat tinggal di Desa Meko, Kecamatan Pamona Barat, Kabupaten Poso, sekitar 120 kilometer dari Poso. Selvin merupakan murid sekolah minggu GKST El Shaday Meko. Sekolah ini milik ayahnya. Selvin yang beragama Protestan ini dikenal sebagai bocah perempuan yang rajin beribadah dan membaca kitab sucinya. Nama Selvin mulai menggemparkan Sulawesi Tengah pada Januari 2007. Ketika itu, tidak sengaja Selvin mengobati orangtua dan sejumlah anggota keluarganya dari berbagai macam penyakit. Sampai kemudian tersiar kabar bahwa bocah perempuan itu bisa menyembuhkan seorang yang buta. Sejak itu, ribuan orang menunggu untuk diobati Selvin. Informasi yang didapatkan detikcom, Kamis (12/4/2007), hingga saat ini tidak kurang dari 8 ribu orang yang tercatat di buku tamunya untuk minta disembuhkan. Dan saat ini, ribuan orang masih mengantre untuk meminta penyembuhan darinya. Ni Nyoman Dwi, salah seorang pasien dari Kabupaten Parigi Moutong yang berbatasan dengan Kabupaten Poso mengaku sudah menunggu tiga hari lamanya untuk bisa bertemu Selvin. Ia ingin Selvin mengobat anaknya yang mengidap hydrocephalus, pembengkakan kepala akibat kelebihan cairan. “Saya dengar dari tetangga bahwa dia bisa membuat orang buta sembuh kembali, adapula yang lumpuh lalu bisa berjalan kembali. Saya percaya dia bisa mengobati anak saya, karena dokter sudah angkat tangan,” tutur Dwi. Tapi tampaknya Dwi harus bersabar. Sampai hari ini, masih banyak pasien dan keluarganya yang harus mendapat pengobatan dari Selvin. Bagaimana bocah cilik ini mengobati orang-orang yang meminta untuk disembuhkan? Bocah yang kini dijuliki ‘dokter kecil’ itu menyembuhkan orang hanya lewat ‘Bapa Kami’ dan diiringi lagu ‘Allah Kuasa Melakukan Segala Perkara’. Informasi mengenai keajaiban yang ada pada diri Selvin ini terus menggema ke berbagai daerah. Gereja termasuk yang getol mengabarkan berita ini. Akhirnya saat ini, orang-orang yang minta disembuhkan itu tidak hanya dari kalangan Sulawesi Tengah, tapi juga Sulawesi Selatan, Gorontalo, Manado, dan lain-lain. Mereka berbondong-bondong ke Meko dengan mencarter bus. Ketua Umum GKST (Gereja Kristen Sulawesi Tengah) Pendeta Rainaldy Damanik membenarkan tentang ramainya penyembuhan yang dilakukan Selvin. Damanik mengaku telah melihat langsung penyembuhan yang dilakukan Selvin ketika datang di Meko. “Yang buta bisa melihat, yang berada di kursi roda bisa berjalan, dan banyak yang sudah disembuhkan,” aku Damanik

BOCAH AJAIB DARI MANCA NEGARA :

1. Doktor Sayid Muhammad Husein Thabathaba

Anak termuda yang hafal seluruh Al Quran, penerjemah Al Quran termuda dan pelajar Hauzah Ilmiah Qom yang paling belia. Anak pertama yang mampu menyampaikan semua keinginan dan percakapannya sehari-hari dengan menggunakan ayat-ayat suci Al Quran. Anak pertama yang berhasil menghafal seluruh Al Quran dengan metode isyarat. Anak pertama yang bisa dengan mudah menghubungkan satu ayat dengan lainnya dan menafsirkan ayat Al Quran dengan cara itu. Anak pertama yang dapat menjawab semua pertanyaan dengan menggunakan ayat-ayat suci Al Quran. Anak pertama dari negeri Iran yang berhasil memperoleh titel Doktor kehormatan dari salah satu universitas Inggris di usianya yang ketujuh tahun.

Pertemuan dan Pengujian

Suasana dalam ruangan itu mendadak hening dan para syaikh, hafidz, mufassir & jamaah lainnya menahan pembicaraan. Perhatian mereka tertuju pada sosok bocah yang sedang duduk bersila dengan tenang dihadapan mereka tatapan matanya yang bulat & jernih menyapu ratusan hadirin yg berjubel dan wajahnya yang polos tampak berseri dan memancarkan kharisma yang kuat dan senyumnya tipis membuat gemas siapapun yang memandang.
Ya bocah itu bukan bocah biasa sejak beberapa bulan terakhir menjadi buah bibir kaum muslimin Iran

Dalam usianya yang masih balita (5 thn) ia sudah hafal Al Quran beserta maknanya. Bahkan dalam kesehariannya ia berbicara dengan bahasa Al Quran.
Namanya Muhammad Husein bin Thoba Thoba. Di depan namanya ada kata Sayyid.itu artinya ia termasuk salah satu Zurriyat Rasululloh danorang2 menjuluki The Amazing Child : Si Bocah Ajaib

Duduk di sampingnya adalah sang Ayah Sayyid Thoba Thoba sedang berbicara. Seperti saudara2 ketahuilah anak saya telah hafal Al Quran di usia balita lengkap dengan terjemahannya. Kami mengajarkan Al Quran sejak ia berumur 2 tahun 4 bulan sebagian kami sendiri yang mengajarkannya dan sebagian yang lain ..dia menguasai sendiri .. misalnya berbicara dengan bahasa Al Quran. Alhamdulillah dia bisa dengan sendirinya ..
Ia selalu berbicara dgn bahasa Al Quran baik di dalam rumah maupun di luar rumah. Jika dibacakan sebuah kalimat dari Al Quran ia mampu menjelaskan bahwa kalimat itu ada dalam surah ini ayat sekian juz sekian dan berada di halaman sekian ..
Ia juga hafal tulisan yang berada diawal halaman dan 5 halaman berikutnya. Bahkan ia hafal kalimat atau ayat2 yang serupa secara lafadz dan maknanya. Allahu Akbar.
Sekarang … saudara dapat bertanya langsung kepadanya tentang suatu ayat dan tanyakan itu surah apa ayat berapa dan di juz berapa. Atau bacakan kepadanya suatu terjemahan ayat lalu minta kepadanya untuk menyebutkan ayatnya atau menanyakan suatu tema dalam Al Quran. Insya Alloh ia dapat menjelaskannya.
Seorang jamaah langsung mengangkat tangannya tanpa dipersilahkan lebih lanjut ia bertanya dengan membaca sebuah ayat lantas sang ayah membacakan kembali ayat tersebut kepada Husein, … Wa atainahul hukma shabiyya … ayat ini di surat apa? tanya sang ayah, dengan spontan Husein menjawab: Surah Maryam, Juz berapa? Juz ke 16, terletak dihalaman berapa dalam surah Maryam? Dihalaman pertama. Apa arti ayat tsb? Dan kami telah anugerahkan hukum kepadanya ketika masih dalam gendongan.
Ahsantum! Bagus ! kata sang ayah. Sekarang bacalah beberapa ayat, setelahnya perintah sang ayah. Maka si bocah meneruskannya hingga 3 surah selanjutnya .. untaian firman Allah itu mengalir lancar dari bibirnya, suaranya jernih, lafadznya fasih, hadirin menahan nafasnya.
Sang ayah kembali bertanya: Dalam Al Quran terdapat ayat yang menyebutkan bahwa Nabi Isa yg masih bayi berdialog dengan umat seperti orang dewasa. Nah ayat ini ada di surah apa? Di surah Ali Imron Juz ke 3. Sebutkan ayatnya kata sang ayah, Sayyid Husein membacanya dgn lancar dilanjutkan dengan artinya.
Lalu Sayyid Thoba Thoba kembali memuji putranya: Bagus, semoga Alloh memberkatimu.
Sementara itu seorang guru membacakan surah Al Quran yang kemudian dibacakan kembali oleh sang ayah … Wakhfidh lahuma janahadz dzulli … ayat itu ada di surah apa? tanya sang ayah. Tanpa berfikir panjang Sayyid Husein menjawab Al Isro’, Juz berapa? Ke 15, Dihalaman berapa? Ke 3. Sekarang ucapkan artinya … Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dgn penuh kesayangan dan ucapkanlah: Wahai Tuhanku kasihilah mereka keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku di waktu kecil (Al Isro:24).
Lanjutkan ayat-ayat berikutnya pinta sang ayah lagi. Lagi-lagi dengan suaranya yang jernih, ia membacakan surah Al Isro hingga 2 ayat berikutnya. Hadirin mulai tidak tenang mereka terus menerus mengucapkan lafadz takjub … Masya Allooooh …
Pertanyaan tak berhenti sampai disitu, hadirin semakin penasaran seseorang yg tampaknya sengaja datang dari jauh sengaja datang hanya untuk melihat keajaiban itu. Ia bertanya berdasarkan ayat Al Quran yg ia buka secara acak.
Wahai Sayyid, surah apakah yg saya bacakan ini. Tsumma qila lahum aina ma kuntum tusyrikun? Az Zumar kata sayyid Husein sambil tersenyum, Juz berapa? Ke 24, Di halaman berapa dalam Az Zumar? 8. Apa arti kata Zumaro? Berbondong-Bondong. Bacalah kembali ayat tadi & lanjutkan dgn ayat berikutnya. Dengan lancar Sayyid Husein membaca ayat tersebut dan semua orang terpana.
Sosok bocah ini seakan bersinar menerangi hati kaum muslimin yg hadir, ia memancarkan kharisma dan kewibawaan yang membuat orang lain mencintai dia.
Diantara hadirin ada yg menitikkan air mata karena haru ada pula yang sibuk membolak balik Al Quran untuk mencocokkan apa yg diucapkan si bocah.
Kembali seorang jamaah yg ahli computer bertanya: Di dalam Al Quran terdapat angka 3, 4, 5 dan 6, nah surat apa dan ayat berapa itu? Seperti komputer canggih tanpa berfikir lagi Sayyid Husein menjawab yang artinya: Nanti (ada orang yg akan) mengatakan (jumlah mereka) adalah 3 orang , yang ke 4 adalah anjingnya dan mengatakan (jumlah mereka) adalah 5 orang, yang ke 6 adalah anjingnya. (Al Kahfi : 22).
Mendengar jawaban Sayyid Husein …..hadirin serentak melafadzkan: Masya Alloh … Lahawla wala kuwata illa billah …
Betapa tidak, seorang pakar komputer sekalipun perlu beberapa waktu untuk menemukan ayat tersebut paling tidak beberapa menit tapi Sayyid Husein dapat langsung menjawabnya.
Jamaah yang tadi seakan tidak puas. Ia kembali bertanya: Apakah ada ayat lain yg menyebutkan angka selain 3, 4, 5, 6? Setelah beberapa detik Sayyid Husein menjawab: Dengan 5000 malaikat yg memakai tanda, itu surah Ali Imron ayat 125. Adakah angka yg lebih dari itu? seperti 100.000 bahkan diatasnya? Dan kami utus dia kepada seratus ribu orang atau lebih, itu surah As Shoffat: 147… Masya Alloh … teriak jamaah berbarengan.
Di sela-sela dialog tsb Sayyid Thoba Thoba bercerita bagaimana Al Quran sangat mewarnai tingkah polah putranya tsb. Seseorang pernah bercerita kepada kami bahwa dirinya memohon doa darinya dan dijawabnya dgn membaca ayat: Saufa Astagfiru Lakum Robbi, kemudian orang itu menyinggung masalah taufiq dan dijawabnya : Wa ma taufiqi illa billah alaihi tawakaltu wa ilaihi unibu. Kemudian beberapa minggu lalu ..Al Haj Ali seorang hafidz datang bertamu ke rumah kami untuk bertemu dan menguji kemampuannya. Diakhir pertemuan itu .. beliau mengajaknya untuk menghadiri sebuah acara, beliau bertanya: Apakah kamu mau menghadirinya? ia menjawab: Kalau ayahku mengizinkan aku akan datang.
Ulama itu kembali berkata: Aku akan membelikan kamu baju bagus supaya kamu kenakan, apakah kamu senang dengannya? Anak saya menjawab: … Walibasut Taqwa Dzalika Khair (Pakaian Taqwa adalah yg Terbaik), mendengar ayahnya menceritakan hal ini Sayyid Husein tersipu malu.

2. Kim Ung-Yong : Manusia Ber-IQ Tertinggi di Dunia

kim-ung-yong
Lahir pada tahun 1962, Anak dari Korea ini dinobatkan sebagai manusia jenius di seluruh dunia. Bayangkan Pada unur 4 tahun, dia sudah bisa membaca huruf Jepang, Korea,Jerman,Inggris. Pada umur 5 tahun ia mampu memecahkan masalah pada soal kalkulus. ia mencatatkan dirinya pada Guinness Book of World Records dengan “Highest IQ” 210.

3. Gregory Smith : Mendapatkan Penghargaan Nobel Pada Usia 12
gregory-smith
Lahir pada tahun 1990, Gregory Smith mencatatkan namanya pada nobel perdamaian berkat usahanya dalam mendirikan International Youth Advocates yang merupakan perkumpulan Orang muda seluruh dunia. Ia pernah bertemu langsung dengan Presiden Bush, dan juga Michael Gorbacev lho…

4. Akrit Jaswal : Dokter Bedah usia 7 tahun
akrit-jaswal
Julukan “anak terpandai di dunia” telah melekat pada Akrit Jaswal, seoarang anak dari India. Ia mengejutkan Publik, ketika pada umur 7 tahun melakukan pembedahan pada seorang gadis lokal di tempatnya.

Gadis itu menderita luka bakar di tangannya, hingga tangannya tidak dapat dibuka, dan jaswalpun melakukan pembedahan hingga jemari gadis itu bisa terbuka seperti sedia kala. Saat ini, ia tercatat sebagai dokter paling muda di dunia, ia diterima di Universitas pada usia 11 tahun.

5. Cleopatra Stratan : Bocah Penyanyi Berusia 3 Tahun dengan Gaji 1000€ per lagu

cleopatra_stratan
Lahir Pada 6 Oktober 2002 di Chisinau. ia adalah pencatat sejarah di Industri musik sebagai seorang penyanyi. Dengan albumnya tahun 2006 La vârsta de trei ani (”pada usia 3″). Dia mencatat record seorang artis cilik yang tampil diatas panggung dengan ribuan penggemarnya. Dia juga menerima penghargaan MTV Award dalam Artis termuda yang mencetak #1 Hit

6. Aelita Andre : Pelukis di usia 2 tahun
aelita_andre3
Anak kelahiran Australia ini, baru berumur dua tahun sudah menunjukkan kualitasnya sebagai jenius, ia memiliki sebuah gedung pertunjukkan untuk karya-karya abstraknya.

Pada mulanya Mark Jamieson, direktur dari Brunswick Street Gallery di Melbourne’s Fitzroy. Tretarik melihat sebuah poto lukisan dari Aelita Andre. dan dia menginginkannya bergabung dalam grupnya karena bakat lukisannya itu. Ketika undangan telah dibuat, ia baru saja menyadari bahwa Aelita adalah anak yang masih berumur 22 bulan. Namun ia tetap melanjutkan pertunjukannya itu.

7. Saul Aaron Kripke : Mengajar Havard saat Masih Duduk di Bangku SMA
thandong220409_1
Lahir di New York dan tumbuh dewasa di Omaha di 1940. Jenius satu ini, saat kelas empat ia menguasai aljabar, saat akhir SD ia sudah bisa geometri, kalkulus dan filsafat. Saat SMU ia memperoleh surat dari Harvard agar melamar sebagai dosen, namun ibunya menyuruhnya untuk menamatkan sekolahnya dahulu. Kripke dihadiahi Schock Prize, Nobel Filosofi. Sekarang, ia dinobatkan sebagai ahli filsafat terbesar dalam sejarah

8. Michael Kevin Keaulus kuliah pada umur 10 tahun
7
Kaerny, lahir tahun 1984, ia menyelesaikan kuliah pada umur 10 tahun. dan tercatat sebagai sarjana termuda. ia mengajar universitas pada usia 17 tahun. Namanya semakin mencuat kala dia memenangkan sebuah kuis online. Pada 2006, dia mencapai final di tanda burnett/aol perebutanGold Rush, permainan menguji/teka-teki, dan menjadi pemenang pertama 1 juta di permainan kenyataan online.

9. Fabiano Luigi Caruana : Grandmaster pada usia 14
8
Seorang anak berwarga negara America dan Italia ini sungguh jenius. Pada tahun 2007 ia memperoleh Grandmasternya, 11 bulan, 20 hari. sejarah telah mencatat namanya dalam Grandmaster termuda.

Dan baru-baru ini pada bulan April 2009, ia memperoleh Elo rating 2649, dalam usianya yang dibawah 18 tahun, membuatnya sebagai pemeroleh ranking terbanyak, dan menakjubkan, hal itu dilakukannya sebelum usianya genap 18 tahun.

10. Willie Mosconi : Pemain Bilyard Professional pada usia 6 tahun
WillieMosconi
Mendapat julukan “Tuan Pocket Billiards”. Dia berasal dari Philadelphia, Pennsylvania. Ayahnya seorang pemilik tempat Billyard, namun ayahnya tidak mengizinkannyamain, ia sering berimprovisasi dengan gagang sapu milik ibunya. Ayahnya melihat bakat anaknya, ia sering mengalahkan orang-orang yang lebig tua darinya.

Antara tahun 1941 dan 1957, dia memenagkan BCA World Championship selama 15 kali tanpa perbah kalah sekalipun. ia memebuat berbagai macam trik, membuat banyak rekor, dan membuat billyard menjadi olahraga yang terkenal.

10. Elaina Smith : Penyiar Usia 7 tahun

Dalam usianya yang 7 tahun Elaina telah menjadi penyiar radio dengan pendengar yang melebihi umurnya. Elaina banyak memberikan solusi tentang percintaan kepada para pendengarnya. Bagaimana caranya memutuskan pacar, Bagaimana caranya untuk membina hubungan yang harmonis.

sumber : http://meymey.blog.binusian.org/2009/06/07/10-bocah-super-ajaib-dari-berbagai-belahan-dunia/

11. Si Bocah Jenius Lulus Kuliah di Usia 11 Tahun

Moshe Kai Cavalin.Moshe Kai Cavalin.

LOS ANGELES,KOMPAS.com-Moshe Kai Cavalin membuat semua orang terkagum-kagum. Bocah berusia 11 tahun itu lulus kuliah dari East Los Angeles College, Jumat (5/6) dengan IPK sempurna 4,0.

Kendati demikian Moshe enggan disebut jenius. “Saya menganggap diriku anak biasa yang belajar keras dan melakukan yang terbaik,” kata putra seorang ibu Taiwan dan ayah Israel tersebut kepada MSNBC, Sabtu (6/6).

Ketika Moshe mulai kuliah di usia 8 tahun, dia adalah siswa termuda di kelasnya. Namun, dia mampu memberikan les privat kepada teman-teman sekelasnya yang berusia 19 hingga 20 tahun dalam mata pelajaran matematika dan fisika.

Bocah itu juga mahir seni beladiri. Ia memenangkan sejumlah kejuaraan seni berperang. Tokoh idolanya adalah Albert Einstein dan Bruce Lee. Selanjutnya ia ingin belajar menyelam, menuluis buku tentang anak-anak dan kiat sukses di sekolah. Moshe mengaku tidak tertarik dengan video game karena permainan itu dianggap tidak memberi keuntungan bagi umat manusia.

Ibu Moshe, Sandy Chien, mengatakan putranya menunjukkan bakat luar biasa di usia dua tahun. Dia belajar sangat cepat dan suka menonton TV dan membaca buku anak-anak. Chien yang lulusan master administrasi bisnis kemudian memutuskan keluar dari pekerjaan untuk mengajar anaknya sendiri.

“Saya mencoba mensekolahkan anak saya ke sekolah dasar, tetapi dia belajar terlalu cepat dan dia sering tidak menemukan apa-apa untuk dikerjakan di kelas. Saya kemudian memutuskan mengajarinya di rumah,” kata Chien.

Moshe mulai belajar piano pada usia empat tahun, dan kemudian belajar kung fu. Pada usia tujuh tahun, Moshe menyelesaikan SMP dan SMA di rumah. Chien selanjutnya mendaftarkan Moshe ke East Los Angeles Community College, tetapi ditolak karena dia dianggap terlalu kecil.

Pada usia delapan tahun, Moshe mendaftar lagi dan diterima setelah lulus ujian masuk. Awalnya dia hanya boleh mengikuti dua kelas yakni matematika dan fisika. Namun, setelah Moshe selalu mendapatkan nilai A plus, ia diperbolehkan mengikuti kelas lain.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: