UJIAN KESABARAN DARI MALAYSIA

29 08 2009

Oleh : MazGuru

Bulan Ramadhan merupakan bulan penuh hikmah, bulan penuh magfiroh dari Allah. Pada bulan Ramadhan ini kita sebagai ummat Islam diperintahkan untuk berpuasa selama sebulan penuh. Ibadah puasa ini merupakan ibdah yang tergolong privat dan sudah sejak zaman dahulu.

Allah SWT berfirman :

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ كُتِبَ عَلَيۡڪُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِڪُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُونَ 

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa, (Al-Baqarah : 183)”

Jelas sekali bahwa ayat ini memerintahkan kita berpuasa sebagaimana perintah puasa juga telah ada sebelum Ummat Muhammad SAW. Harapan dari puasa ini agar kita semua menjadi orang yang bertaqwa, bertaqwa dalam arti yang sebenar-benarnya.

Dalam bulan Ramadhan ini, bangsa kita digemparkan oleh isu-isu yang sangat sensitif, seperti kasus bom bunuh diri di hotel Ritz-Carlton serta kasus pengklaiman Malaysia atas kebudayaan bangsa Indonesia. Sudah banyak kasus antara Indonesia dan Malaysia yang membuat warga negara kita merasa geram dan dilecehkan. Sedikit saya beberkan beberapa kasus :

  • Kasus dicaploknya pulau sipadan-ligitan
  • Kasus teritorial Blok Ambalat
  • Kasus TKW yang diperkosa di Malaysia
  • Kasus TKW yang disiksa di Malaysia
  • Serta ratusan kasus TKI yang lain di Malaysia
  • Pelecehan lagu Indonesia Raya
  • Kasus Bom Bali dan pemboman yang lainnya di Indonesia diotaki oleh Noordin M. Top yang berkewarganegaraan Malaysia
  • Kasus pemukulan wasit Indonesia di Malaysia
  • Klaim sepihak atas Reog Ponorogo
  • Klaim Malaysia atas Tari Pendet Bali
  • Kebudayaan Indonesia yang diklaim Malaysia yang lain seperti alat musik Angklung, Keris, Batik, Wayang Kulit, Kuda Lumping, lagu Rasa Sayange bahkan masakan rendangpun diklaim olehnya
  • Kasus terakhir yang mencuat yaitu penjiplakan lagu “Terang Bulan” yang diubah serampangan untuk lagu kebangsaan Malaysia “Negaraku”
  • Beberapa analisis mengenai terorisme yang selama ini marak terjadi di Indonesia merupakan hasil rekayasa dari Malaysia. BEberapa artikel yang sempat saya temukan mengungkapkan alasannya.

    Benarkah dr.Azhari dan Nordin M.Top adalah agen-agen Rahasia Malingsia yg disusupkan ke Indonesia??

    Fakta :

    1. Bertahun-tahun dr. Azhari sebelum tewas, ketika bergerilya di Indonesia, apakah tidak pernah ada kontak dg keluarganya di Malingsia. Siapa yg menafkahi anak isterinya kalau bukan dari gaji sbg agen?
    2. Ketika Azhari tewas, isterinya di sono sangat dibantu pihak Malingsia utk bertemu dg bangkai Azhari.
    3. Azhari dan Nordin sangat lihai merakit Bom dan melakukan sabotase, bukankah ini salah satu keunggulan intelejen.
    4. Kalau benar mereka membenci Amerika, kenapa alasan jihadnya di Indonesia? kenapa tidak di Singapura yg jelas-jelas antek Amerika? atau kenapa tidak di Malingsia sendiri, yang mempunyai tempat maksiat Genting Highlands, berupa tempat judi besar yg dikelola kerajaan.
    5. Ketika Bali di bom, seketika itu juga Malingsia sudah siap dengan program Visit Malingsia true asia.
    6. Ketika teror dari kedua agen itu mereda (krn takut), teror baru muncul berupa klaim kebudayaan, klaim lagu-lagu, klaim pulau-pulau perbatasan. Tujuannya agar Indonesia selalu sibuk mengurusi hal-hal “kecil” dan tidak fokus untuk membangun dan menjadi besar.

    Jadi mungkinkah dugaan kedua orang itu agen intelijen yang disusupkan utk melemahkan Indonesia??

    Sumber : http://public.kompasiana.com/2009/08/26/malaysia-truly-indonesia-a-recommended-destination-brand-for-tourism-malaysia/

    Sungguh cobaan ini menguji kesabaran kita sebagai Bangsa Indonesia yang bermartabat untuk bisa melaluinya dengan kemenangan.

    Bulan Ramadhan inilah merupakan momentum yang sangat tepat untuk semakin mawas diri dan introspeksi diri. Tingkatkan kesabaran dan selalu mwas diri, semoga kita mengalami kemenangan menghadapi ujian berat bulan Ramadhan ini.


    Aksi

    Information

    One response

    15 10 2013
    djoko suryo pratomo

    Assalamu’alaikum ,
    sebetulnya bukan malaysia sebagai negara yang patut kita salahkan.sudah sesuai dengan sunatullah bahwa indonesia adalah negara gemah ripah loh jinawi.permukaan bumi kaya akan sumber hayati.dalam bumi terkandung semua jenis mineral yang terkandung di bumi itu sendiri.indonesia dihuni bangsa yang luar biasa kuat.saking kuatnya bangsa ini hanya bisa dihancurkan dari dalam bangsa kita sendiri.
    sedangkan malaysia adalah saudara serumpun kita.darah yang mengalir dalam diri mereka serupa dengan darah kita.jangan mau di adu domba untuk memusuhi saudara kita itu.
    seperti yang kita ketahui bersama bahwa malaysia adalah negara persemakmuran inggris.dalam kamus orang awam berarti negara yang belum berdaulat sepenuhnya.dengan demikian sebenarnya tugas kita adalah membantu supaya saudara kita itu bisa berdaulat penuh.
    lalu siapa di balik itu semua ?
    anda simpulkan sendiri !yang jelas selama ini kita ter-pancing isu isu sehingga ada pihak lain yang sangat(dan sangat)di untungkan.
    saatnya jadi muslim yang cerdas !yes
    Wassalamu’alaikum

    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s




    %d blogger menyukai ini: